Pelari Maraton Tertua Di Dunia

Bookmark and Share

Menjadi pelari maraton adalah sebuah pekerjaan yang tidak mudah. Dibutuhkan fisik dan tubuh yang prima untuk mengikuti kompetisi lari maraton. Secara hitungan matematis, usia merupakan faktor yang juga menentukan seseorang untuk berpikir dua kali dalam mendaftarkan dirinya mengikuti kompetisi lari maraton. Biasanya orang yang mengikuti kompetisi lari maraton adalah kalangan remaja hingga level usia menengah. Namun tidak bagi Fauja Singh. Pria berumur 100 tahun ini dengan penuh semangat mengikuti lomba lari maraton Toronto Waterfront di Kanada dan berhasil menyelesaikannya hingga garis finish. Hal tersebut telah menegaskan dan menobatkan kakek tersebut menjadi pelari maraton tertua di dunia.

Walaupun dia mencapai garis finish di urutan 3.850 namun dia masih mengungguli 5 pelari lainnya yang jauh lebih muda. Hal ini sangat menakjubkan mengingat usianya yang sudah "sangat berumur". Lalu apa rahasia dari kakek ini? Fauja Singh mulai gemar lari sekitar umur 89 tepatnya setelah kematian istri dan anak laki-lakinya. Sejak saat itu Kakek tersebut latihan lari selama 10 mil tiap harinya. Untuk urusan nutrisi, Kari, jahe, dan teh adalah hidangan yang selalu menjaga tubuhnya agar tetap prima.

Menurut dia, berhasil menyelesaikan lari maraton ini sama halnya seperti menikah lagi. Tentunya kakek tersebut sangat girang karena berhasil mewujudkan impiannya tersebut. Dengan pencapainnya ini nama Singh masuk buku catatan rekor dunia Guiness. Sementara beberapa hari sebelumnya, Singh juga memecahkan rekor lain untuk seorang laki-laki dengan umur se-abad yang berhasil menyelesaikan seluruh rintangan pada nomor lari cepat antar 100m-5000m. Hebatnya lagi, Kakek tersebut juga memegang rekor dunia untuk  90 kategori lain setelah berhasil mengikuti maraton Toronto tahun 2003 dengan catatan waktu 5 jam dan 40 menit.

Pak tua Singh mengatakan: "Rahasia umur panjang dan hidup sehat adalah dengan bebas stres. Bersyukur dengan segala yang Anda punya, jauhi orang yang negatif, selalu tersenyum dan teruslah berlari." - via yahoo Indonesia

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment